HUT AcehEkspres.com ke 3

100 Jamaah Calon Haji Nagan Raya di Vaksin COVID-19

100 Jamaah Calon Haji Nagan Raya di Vaksin COVID-19Foto: Istimewa

SUKA MAKMUE, AcehEkspres.com - Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Nagan Raya mengikuti vaksin COVID-19 di di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Rabu, 24 Maret 2021.

Vaksinasi JCH itu dilakukan Kemenag bersama Dinas Kesehatan dan tim COVID-19 Nagan Raya.

"Vaksinasi ini harus dimaknai sebagai usaha pemerintah dalam melayani JCH terkait persiapan pemberangkatan Haji tahun 2021, meskipun sinyal dari Arab Saudi belum jelas," kata Kankemenag Nagan Raya Samhudi, S.Si

Samhudi mengatakan, haji adalah kerja besar nasional yang melibatkan banyak pihak, karena koordinasi dan persiapannya harus matang.

"Haji dilaksanakan diluar negeri, tentu saja Arab Saudi punya otoritas tersendiri yang harus dipatuhi oleh siapa pun yang mendatanginya. Semoga vaksinasi hari ini berlangsung lancar dan tuntas," ujar Sahmudi.

Sementara itu Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Mauliadi, S.HI menuturkan, vaksin merupakan satu rentetan yang harus di jalani oleh setiap jamaah calon haji.

"Vaksinasi merupakan satu rentetan yang harus di jalani oleh setiap JCH, meskipun belum jelas jadwal keberangkatannya. Sehingga ketika Arab Saudi membuka pintu semua persyaratan JCH telah terpenuhi," kata Mauliadi.

Adapun jumlah jamaah calon haji tahun 2021 asal Nagan Raya sebanyak 98 jamaah reguler, 2 jamaah haji khusus dengan total keseluruhan sebanyak 100 orang jamaah.

Dalam 98 jamaah tersebut ada satu jamaah baru saja meninggal dunia, dan sekarang dalam proses pelimpahan nomor porsi untuk anak kandungnya.

"Karena untuk tahun ini Arab Saudi bukan hanya mewajibkan vaksin mininitis tapi juga vaksin Covid kepada calon jamaah haji," kata Mauliadi.

"Vaksin yang kita gunakan dengan merek sinovac, aman dan halal berdasarkan panduan Majelis Ulama Indonesia (MUI),” kata Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Nagan Raya, H. Hardiansyah, S.Kep.

Hardiansyah menambahkan, vaksin ini dilakukan dua kali penyuntikan supaya terbentuk antibodi.

"Bagi lansia jika divaksin hari ini maka vaksin kedua dapat dilakukan 28 hari kemudian, sedangkan usia muda 14 hari kemudian. Vaksin ini harus dua kali masuk baru terbentuk anti bodi dalam tubuh," tutupnya.[]