HUT AcehEkspres.com ke 3

38 Penyidik Polres Simeulue Ikut Pelatihan

38 Penyidik Polres Simeulue Ikut PelatihanFoto: Istimewa
Penyidik Polres Simeulue mengikuti pelatihan yang berlangsung di ruang Iom Mapolres setempat, Rabu, 31 Maret 2021.

SINABANG, AcehEkspres.com - Kapolres Simeulue AKBP, Agung Surya Prabowo, S.I.K., membuka pelatihan Coaching Clinic dan Asistensi EMP (Electronic Manajemen Penyidikan) penyidik Polres Simeulue, berlangsung di ruang Iom Mapolres setempat, Rabu, 31 Maret 2021.

Hadir Waka Polres Kompol Sugeng Sugiarto, S.Pd., M.M, Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizal,S.E., SH dan Kasat Narkoba Iptu Jh.Sialagan serta diikuti 38 penyidik dan penyidik pembantu Satreskrim jajaran Polres Simeulue.

Dalam kesempatannya itu, Kapolres Simeulue AKBP, Agung Surya Prabowo, menyampaikan, pelatihan manajemen penyidikan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bagi para penyidik dan penyidik pembantu dalam penggunaan dan penginputan Administrasi dokumen penyidikan melalui Aplikasi E-Manajemen Penyidikan.

Meningkatkan kemampuan penyidik dalam proses penanganan perkara melalui Aplikasi E-Manajemen Penyidikan, dan meningkatkan SDM Penyidik dan Penyidik Pembantu dalam pelaksanaan penyidikan yang dilaksanakan secara online.

"Saya meminta agar para penyidik jajaran Polres Simeulue supaya meningkatkan kembali dalam menginput Administrasi dokumen penyidikan melalui Aplikasi E-Manajemen Penyidikan ini,

Ini jamannya Digital, Era revolusi industri 4.0, semua sudah menggunakan Digital, seluruh Penyidik Polri harus terus meningkatkan profesionalisme dan inovasi. Peningkatan kualitas SDM Polri menjadi keharusan kita,” kata Kapolres

Lanjut nya, dengan semakin canggihnya tehnologi ini, diharapkan kepada penyidik pembantu semakin profesional dalam menangani perkara, dikarenakan masyarakat saat ini sudah lebih kritis.

Kepada penyidik pembantu supaya membuat SP2HP dan jika masyarakat ada yang bertanya dijelaskan secara baik.

Kepada penyidik pembantu jika dalam menangani perkara agar melakukan penegakkan hukum dan harus tetap profesional, sesuaikan dengan Perkap No.6 Tahun 2019.

“Saya menegaskan kepada para penyidik agar jauhi narkoba, jangan coba-coba bermain, sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh juga, jika kedapatan akan kami tindak secara tegas, akan kami pecat dan pidanakan, tidak ada ampun,” tegas Kapolres

Kepolres meminta, agar kegiatan pelatihan ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dikarenakan EMP terintegrasi ke Mabes Polri sehingga pejabat tingkat atas bisa mengakses perkara yang ditangani oleh penyidik pembantu.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat mengikuti pelatihan, mudah-mudahan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ujar Kapolres.[]