HUT AcehEkspres.com ke 3

42 Adegan Reka Ulang Kasus Pencurian dan Pembakaran Kantor Bupati Bireuen

42 Adegan Reka Ulang Kasus Pencurian dan Pembakaran Kantor Bupati BireuenRahmat Hidayat/AcehEskpres.com
Tim Satreskrim Polres Bireuen gelar rekontruksi pembakaran dilantai III kantor Bupati Bireuen, Kamis pagi, 8 April 2021.

BIREUEN, AcehEkspres.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen gelar rekontruksi kasus dugaan pencurian alat kerja di kantor Bapedda dan pembakaran kantor Bupati setempat.

Reka ulang diperagakan 42 adegan yaitu, pencurian 24 adegan dan pembakaran kantor Bupati 18 adegan yang berlangsung di tempat kejadian perkaran (TKP) di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis pagi, 8 April 2021.

Dalam rekontruksi pencurian di Bapedda diketahui Minggu, 7 Maret 2021 sedangkan pembakaran bagian barat lantai III kantor Bupati Bireuen, Senin pagi, 8 Maret 2021.

Pada aksinya, pelaku tunggal Hendra,39, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Bireuen merupakan warga Gampong Krueng Juli Timu, Kecamatan Kuala, Bireuen.

Pantauan AcehEkpres.com, rekontruksi itu dipimpin Kanit I Pidum Satreskrim Polres Bireuen, Aipda Andi Sanova, didampingi KBO Satreskrim Ipda Mukhtar M Nur, SH.

melibatkan Kaur Identifikasi Aipda Azrul Azwan dan anggota, Kasi Barang Bukti, Lili Suparli dan Kasubsi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Bireuen, Mahmuddin.

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat, SH SIK MSi melalui Kasatreskrim AKP Fadillah Aditya Pratama,SIK mengatakan, rekontruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkaranya.

Sementara itu terkait pembakaran gedung kantor Bupati Bireuen di Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang. Niat pelaku untuk membakar tumpukan barang bekas dilantai dekat tangga bagian barat lantai III kantor Bapedda di kantor Bupati Bireuen, guna menghilangkan barang bukti.

Karena, sehari sebelumnya pelaku Hendra telah melakukan pencurian alat kerja di Bapedda.

"Khawatir perbuatannya ketahuan ada CCTV maka keesokan hari dia ingin menghilangkan barang bukti dengan membakar gedung kantor Bupati," kata Kasatreskrim AKP Fadillah Aditya Pratama, didampingi Kanit I Pidum Satreskrim, Aipda Andi Sanova.

Sedangkan dalam aksi pencurian ada 24 adegan dan pembakaran gedung kantor Bupati 18 adegan diperaga oleh tersangka tunggal Hendra. "Motif pembakaran si pelaku ingin menghilangkan barang bukti karena dia melakukan pencurian," ungkap Kanit I Pidum.

Pantauan AcehEkpres.com, rekontruksi pertama terkait pencurian dari total 24 adegan, diketahui tersangka datang ke kantor Bupati Bireuen masuk dari pintu gerbang naik sepeda motor Yamaha Mio Seoul, lalu diparkirkan dibelakang kantor DPMGPKB.

Selanjutkan dia naik tangga belakang ke lantai III menuju kantor Bapedda, lalu untuk dapat membuka pintu masuk dekat tangga terkunci, pelaku menendang pintu pakai linggis dibawa menyungkit pintu masuk dekat tangga hingga terbuka.

Lalu masuk menuju pintu utama kantor Bapedda kondisi terkunci begitu juga pintu sebelah timur, karena tidak berhasil dibuka kemudian pelaku menyungkit daun jendela lalu dia masuk ke dalam kantor Bapedda, setelah merusak tripleks belakang lemari ruang kerja pegawai menutup jendela.

Kemudian dengan leluasa mengambil sejumlah alat kerja di kantor Bapedda seperti Laptop, kamera, hardick exsternal, setelah itu dia keluar membawa barang hasil curiannya itu.

Rekontruksi kedua kasus pembakaran, diketahui Hendra membeli BBM sebanyak empat botol Rp20 ribu (harga satu botol BBM Rp5 ribu-red) ditempat seorang warga di gampong tempat tinggalnya, lalu satu botol dipakai untuk mengisi BBM sepeda motornya.

Sedangkan tiga botol digunakan Hendra untuk membakar gedung kantor Bupati Bireuen, Senin subuh, 8 Maret 2021.

Berawal dia datang naik sepeda motor dan parkir di belakang kantor DPMGPKB. Lalu dia naik ke lantai III dan membakar tumpukan kertas dan barang bekas yang berada disudut tangga, dengan menyiram BBM dan disulutnya api keselembar sobekan kardus untuk membakarnya.

Setelah terbakar kemudian Hendra turun ke lantai dasar dan dia pergi menuju ke kantor DPMGPKB karena terkunci lalu dia tendang dan disungkit pakai linggis. Saat berhasil masuk tersangka menyiram besin dalam satu botol ke ruang kerja pegawai.

Setelah itu dia membakar benda disiram minyak dekat dinding pemisah antar ruang kerja pegawai, siap itu tersangka Hendra pergi dan tidak lama kemudian kebakaran diketahui warga dan dapat ditanggulangi petugas pemadam kebakaran Bireuen dengan cepat.

Berselang sekitar 2 jam kemudian, mengemparkan Kota Bireuen tersebut, tim Satreskrim Polres Bireuen dengan cepat dapat mengungkapkan identitas pelaku dan berhasil diamankan beserta barang bukti, Senin, 8 Maret 2021 sekitar pukul 09:30 WIB.[]