7 Vaksinator COVID-19 di Abdya Positif Corona

7 Vaksinator COVID-19 di Abdya Positif CoronaFoto: Istimewa
Kadinkes Abdya, Safliati SST, M.Kes

BLANGPIDIE, AcehEkspres.com - Sebanyak tujuh orang tenaga kesehatan (Nakes) yang bertindak sebagai vaksinator di Puskesmas Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) berdasarkan hasil tes Swab PCR.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Abdya, Safliati SST, M.Kes mengatakan, terpaparnya tujuh Nakes yang berperan sebagai vaksinator tersebut mengakibatkan pelayanan vaksinasi di Puskesmas itu terpaksa ditunda.

"Iya untuk sementara ditunda dulu, karena tujuh orang Nakes yang bertindak sebagai vaksinator di Puskesmas Blangpidie positif terpapar COVID-19 hasil tes PCR Swab," kata Safliati, Kamis, 10 Juni 2021. 

Menurutnya, sebelum diketahui terpapar, sebanyak 11 orang vaksinator dari Puskesmas Blangpidie mengikuti tes Swab PCR. Kemudian dari hasil pengujian tersebut, tujuh Nakes dinyatakan positif terpapar COVID-9, dua orang negatif, dan dua lainnya masih menunggu hasil pengujian.

 "Ada 11 orang yang dites Swab, hasilnya tujuh orang termasuk dokter dan perawat dilaporkan positif COVID-19," katanya.  

Meskipun pelayanan vaksinasi di Puskesmas Blangpidie ditunda, namun di Puskesmas lain di kabupaten setempat tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana. Safliti mengaku, hari ini pihaknya langsung melakukan tes PCR Swab kepada seluruh tenaga kesehatan dan petugas lainnya yang berada di Puskesmas Blangpidie. 

"Siang hari ini semua Nakes dan petugas lainnya di Puskesmas Blangpidie kita tes swab, hal ini kita lakukan untuk menekan penularan penyakit itu kepada yang lain," tuturnya.

Safliati juga menghimbau masyarakat tidak panik, karena pelayanan kesehatan di Puskesmas Blangpidie tetap berjalan seperti biasa. Sementara itu, ia juga berharap agar masyarakat selalu mengikuti Prokes COVID-19 sesuai yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

"Kita himbau masyarakat jangan panik, tetap patuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan selalu membiasakan mencuci tangan, karena virus ini ada," kata Safliati.[]