HUT AcehEkspres.com ke 3

90 JCH Asal Nagan Raya Gagal Berangkat Ibadah Haji 2020

90 JCH Asal Nagan Raya Gagal Berangkat Ibadah Haji 2020
Jemaah haji yang batal berangkat tahun ini bisa meminta kembali uang pelunasan. Ilustrasi [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ CNN Indonesia]

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Nagan Raya mencatat sebanyak 90 orang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten setempat gagal berangkan Ibadah Haji tahun 2020.

Padahal, keseluruh JCH asal negeri giok tersebut yang mau melaksanakan rukun islam yang ke 5 tahun ini sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Namun, Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia nomor 494 tahun 2020, tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H / 2020 M.

“Pembatalan keberangkatan ini kami berharap jangan di salah artikan, tentu pemerintah sudah mengkaji mudharat dan maslahatnya.

Mari kita berbaik sangka kepada Allah tentu ada hikmahnya, karena apa yang kita pikirkan belum tentu benar disisi Allah.

Apa yang kita pikirkan salah belum tentu salah bagi Allah, yang jelas JCH sudah mendapat pahala dari Allah,” kata H. Khairul Azhar S.Ag., MA Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Nagan Raya, Rabu 3 Juni 2020.

Pembatalan keberangkatan JCH tersebut tidak terlepas dari imbas pandemic COVID-19 di Tanah Air maupun Arab Saudi yang belum mereda. Akibat dari kebijakan tersebut, sebanyak 90 JCH asal Kabupaten Nagan Raya gagal berangkat ibadah haji tahun ini.

Khairul Azhar mengharapkan, kepada 90 jamaah harap bersabar insya Allah batal tahun ini otomatis menjadi JCH tahun depan.

“Terkait dengan biaya pelunasan kalau mau di tarik kembali silahkan, jika tidak di tarikpun boleh. Namun kita menunggu dulu arahan pejabat yang berwenang”, tutup Khairul Azhar

Berdasarkan catatan, dari 90 jamaah tersebut yang gagal berangkat tahun ini yang paling tua berusia 98 tahun.[]