HUT AcehEkspres.com ke 3

Audiensi Mahasiswa STAIN Meulaboh dengan Petinggi Kampus Tak Ada Hasil

Audiensi Mahasiswa STAIN Meulaboh dengan Petinggi Kampus Tak Ada Hasil
Audiensi mahasiswa Stain Tdm dengan petinggi kampus Stain Tdm, tidak ada hasil atau tidak adanya keputusan dari pihak kampus Stain, Kamis 11 Juni 2020. [Foto isti]

MEULABOH, ACEHEKSPRES.COM - Audiensi mahasiswa STAIN Teuku Dirundeng Meulaboh dengan petinggi Kampus STAIN TDM, tidak ada hasil atau tidak adanya keputusan dari pihak kampus STAIN, Kamis 11 Juni 2020.

Dalam Audiensi tersebut mahasiswa meminta merealisasikan 2 point' tuntutan tentang pembebasan atau pemotongan Uang kuliah Tunggal (UKT) sebesar 50 persen dan pemberian nilai akhir mahasiswa minimal B karna tidak ada keefektifan proses belajar mengajar.

Koordinator Mahasiswa, Safritar dalam audiensi tersebut mengatakan, audiensi ini tidak mendapatkan hasil antara mahasiswa dan pihak kampus , padahal yang kami bawa adalah aspirasi seluruh mahasiswa Stain tentang menghilangkan atau memotong UKT 50 persen.

“Mengingat perekonomian yang menurun selama Covid-19, dan diperpanjang nya status darurat wabah penyakit Covid-19, juga karna kami tidak memperoleh fasilitas apapun selama Pandemi ini,” kata Safritar

Selain itu mahasiswa juga meminta agar ketua Stain dapat mengeluarkan surat keputusan tentang pemberian nilai akhir mata kuliah, untuk meminta kepada dosen agar membantu memberi nilai minimal B sebagai bentuk wanti-wanti nilai mahasiswa dalam melakukan proses belajar mengajar secara online selama kondisi Covid-19.

Karna dinilai kurang efektif, karna tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan yang sama dalam mengakses internet baik dari segi kuota ataupun jaringan.

Sejumlah kampus lain sudah menetapkan kebijakan pemberian nilai minimal B untuk mahasiswanya karna Covid-19 yang memang berbeda dari kondisi biasanya.

“Saya rasa kebijakan ini tepat sehingga kampus lain menetapkan kebijakan ini, Stain Tdm jangan merasa minder dalam menetapkan kebijakan ini karna kampus lain sudah duluan , apalagi harus malu belajar dari kampus yang sudah lebih besar,” kata Aris Munandar

Dalam Audiensi tersebut hadir ketua Stain, waket 1 bidang akademik, waket 2 bidang keuangan, waket 3 bidang kemahasiswaan dan kerjasama serta bagian keuangan Stain Tdm.

Meskipun dalam audiensi tersebut aspirasi mahasiswa tidak dipenuhi oleh pihak kampus, maka Mahasiswa Stain Tdm akan terus mendesak hingga kebijakan yang diminta terpenuhi.

Terpisah, Ketua STAIN Teuku Dirundeng Meulaboh, Dr Inayatillah,M.Ag tidak bersedia memberikan keterangan terkait tuntutan mahasiswa.

“Ibu tidak bisa memberikan tanggapan,” kata Inayatillah melalui aplikasi WhataApp, Jumat 12 Juni 2020.[]