HUT AcehEkspres.com ke 3

Bahas Operasional Usaha Perkebunan, Disbun Nagan Raya Undang Pimpinan Perusahaan Kelapa Sawit

Bahas Operasional Usaha Perkebunan, Disbun Nagan Raya Undang Pimpinan Perusahaan Kelapa Sawit
Rapat Koordinasi dan Pengawasan Disbun Nagan Raya dengan perusahaan Kelapa Sawit di Kantor Disbun Nagan Raya, Jum'at 27 September 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM- Pemerintah Kabupten (Pemkab) Nagan Raya memanggil 25 Pimpinan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Nagan Raya guna membahas isu terkini dalam operasional usaha perkebunan,  yang diantaranya adalah Legalitas usaha,  CSR, kebun Kemasyarakatan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi dan pengawasan perkebunan besar yang digelar di Kantor Dinas Perkebunan (Disbun) Nagan Raya, Suka Makmue, Jum’at 27 September 2019.

“Kita mengarahkan para pimpinan perusahaan untuk mempelajari Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 5 Tahun 2018, sehingga dapat menerapkan sistem ekspansi lahan tanpa bakar dan selalu bekerjasama dengan pemerintah agar mencegah Karhutla terjadi lagi,”ujar Kadisbun Nagan Raya, T. Raja Pahlawan, SP dalam rapat tersebut, Jum’at.

Raja Pahlawan juga berharap agar pihak Perusahaan Pekebunan Kelapa Sawit di Nagan Raya selalu menjalin silaturrahmi, saling berkoordasi dan mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat.

Selain tentang Karhutla juga turut membahas tentang perizinan usaha perkebunan, Pembangunan Kebun Plasma (Kebun Masyarakat) dan Pelaksanaan Program CSR.

Adapun 25 Perusahaan Perkebunan Besar yang hadir dalam rapat itu yaitu, PT. Fajar Baizury & Brothers, PT. Usaha Semesta Jaya, PT. Kalista Alam, PT. Socfindo Seumayam dan PT. Socfindo Seunagan.

Kemudian juga PT. Surya Panen Subur 1 dan 2, PT. Gelora Sawita Makmur, PT. Beurata Subur Persada, PT. Ujong Neubok Dalam, dan Agro Sinergi Nusantara (ASN).

Ada juga PT. Watu Gede Utama, PT. Sawit Nagan Raya Makmur, PT. Kharisma Iskandar Muda, PT. Ensen Lestari, PT. Raja Marga, PT. Putri Hijau Nagan Raya.

Dilanjutkan dengan PT. Putri Beutong Nagan Raya, PT. Muda Jaya Group, PT. Ambia Putra, PT. Prima Sari Teunom Makmur, PT. Asoe Lampoh, PT. Bintang Permata, PT. Oscar Muda Dilaga dan terakhir PT. Monti Syurga.

Semoga dengan adanya rapat koordinasi ini semua persoalan yang timbul dalam operasional usaha perkebunan dapat terpetakan dengan baik sehingga dapat dilakukan antisipasi sejak dini dan meminimalisir potensi komplik dan gangguan usah perkebunan.[]