HUT AcehEkspres.com ke 3

Bupati Tidak Bisa Intervensi Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit

Bupati Tidak Bisa Intervensi Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit
General Manager PT.Kharisma Iskandar Muda (KIM), Ari Saputra, SH

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM - Bupati sebagai kepala daerah tidak memiliki ruang untuk mengintervensi penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Penentuan harga sepenuhnya ditentukan oleh Tim Penetapan dan Pemantauan Harga TBS. Kewenangan Bupati hanya sebatas mengawasi apakah keputusan tim diterima oleh petani dan dijalankan oleh perusahaan.

"Perlu diketahui bersama bahwa Bupati tidak diberi kewenangan untuk menetapkan harga TBS. Kewenangannya hanya mengawasi apakah keputusan tim penetapan harga TBS dilaksanakan petani plasma dan PMKS," kata General Manager PT.Kharisma Iskandar Muda (KIM), Ari Saputra, SH, Kamis, 16 Juli 2020.

Ari Saputra, menegaskan tidak relevan mengaitkan fluktuasi harga TBS kelapa sawit dengan kinerja Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati. Naik turunnya harga TBS tidak ditentukan oleh Bupati manapun di suatu daerah.

Sesuai Permentan No. 1 Tahun 2018 menurut, Ari Saputra, penetapan harga yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi sejatinya hanya berlaku bagi pekebun sistem Plasma dan tidak mengatur pekebun sistem Swadaya.

Karenanya kewenangan pengawasan oleh Bupati hanya bagi pekebun Plasma dengan perusahaan yang memiliki kerjasama serta diketahui oleh Pemerintah Daerah.

Permentan No. 1 Tahun 2018 pada prinsipnya bertujuan mensejahterakan petani secara bersama. Hanya saja tujuan ini baru akan tercapai jika para petani secara bersama sama membentuk koperasi yang dikelola dari petani untuk petani.

"Menyangkut dengan statment yang menyatakan saya cari panggung dan membodohi masyarakat, itu salah besar. Pernyataan tersebut adalah tuduhan yang serius terhadap diri saya, perlu diluruskan.

Dalam hal ini saya hanya ingin menyampaikan tentang tatalaksana penetapan harga TBS yang tetap memperhatikan harga pasar dunia, apalagi dalam penetapan harga tersebut juga disebutkan klasifikasi dan ketegori TBS,” jelas Ari Saputra

Sebagai sesama pengusaha yang mengerti tentang Kelapa Sawit, Ari Saputra mengharapkan Pon Rawadi CS mungkin bisa juga membantu masyarakat dengan program KEK Barsela dan Expor Impor yang katanya akan di jalankan di Pantai Barat Aceh.

"Jangan sekedar wacana saja tetapi hasil tidak ada," tutup Ari Saputra.[]