HUT AcehEkspres.com ke 3

Danrem 011 LW : Kesiapan Pekerjaan TMMD Kodim Bireuen Sudah 95 Persen

Danrem 011 LW : Kesiapan Pekerjaan TMMD Kodim Bireuen Sudah 95 Persen[Foto/Istimewa
Danrem 011 LW, Kolonel Inf Sumirating Baskoro didampingi Dandim 0111 Bireuen Letkol Inf Zainal Abidin Rambe, S.Sos kunjungi lokasi TMMD di Gampong Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa, Kamis pagi, 18 Maret 2021.

BIREUEN, AcehEskpres.com - Sudah 95 persen realisasi pekerjaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 110, Kodim 0111 Bireuen, di Gampong Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Hal tersebut disampaikan Danrem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Sumirating Baskoro didampingi Dandim 0111 Bireuen, Letkol Inf Zainal Abidin Rambe, S.Sos, saat meninjau lokasi pelaksanaan TMMD, Kamis pagi, 18 Maret 2021.

Keterangan diperoleh AcehEkspres.com, dalam kunjungan itu Danrem menemui personel Satgas TMMD 110 yang sedang mengerjakan bangunan Rumah Layak Huni hampir rampung bersama warga, bertemu pemilik rumah Mulyadi dan istrinya yang dirangkai makan bersama di lokasi.

Danrem mengatakan, tujuannya datang kelokasi untuk melihat progres TMMD ke 110 tahun 2021 Kodim 0111 Bireuen, dan  pekerjaan TMMD sudah mencapai 95 persen. Diantaranya, peningkatan jalan sepanjang 10 km yang melewati tiga gampong, Gampong Alue Limeng, Mon Mane, Cot Mugoe.

"Ya walaupun jalan yang kita bangun belum diaspal namun sudah bisa dilewati kendaraan roda empat, dan intinya mempermudah mobilitas dan distribusi hasil panen masyarakat, seperti jagung, pinang dan lainnya," kata Danrem.

Kemudian pembangunan rumah Rumah Layak Huni sudah mencapai 85 persen, dilengkapi jamban sehat. Selain program fisik, kegiatan TMMD juga diisi program non fisik seperti penyuluhan kesehatan serta bahaya narkoba.

"Ancaman narkoba saat ini sudah luar biasa, terutama daerah pesisir utara. Sehingga program-program non fisik berupa penyuluhan bahaya narkoba itu wajib selalu ada disetiap program TMMD", terang Danrem.

Selain itu, juga dilakukan pekerjaan sosial, pengecatan Meunasah, Mushola dan lainnya yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat. Tanggal 31 Maret rampung diselesaikan dan akan diserahkan kepada Pemkab Bireuen serta pemilik rumah.

Diakhir kunjungannya, Danrem berharap, program TMMD dapat bermanfaat dan dapat membantu masyarakat, terutama disaat ini pandemi masih berlangsung. Danrem juga berpesan tentunya kepada masyarakat tetap bersemangat dan tetap berupaya dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada.

Punya potensi luar biasa, tanah subur cocok untuk tanaman jagung dan berbagai tanaman lain. Tadi sudah sampaikan ke pak Dandim dan DPRK, ini punya bibit tanaman keras, ada alpukat, pinang, nangka, durian, mangga, kelengkeng, kalau mau di kirim gratis. 

"Yang penting ditanam, sambil menanam jagung bisa tanam pohon keras dengan tujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian juga berfungsi sebagai konservasi bagi alam sekitar,” Danrem Sumirating Baskoro.

Dalam kesempatan yang sama, pemilik rumah, Mulyadi dan istri, mengaku selama ini tinggal di rumah bisa dikatakan jauh dari kata layak. Begitupun pekerjaannya sebagai petani penggarap yang hanya menerima upah hasil berkebun.

Dengan nada haru, Ia mengaku bahwa dengan adanya program TMMD ini sangat membantu dirinya bersama keluarga, dan juga masyarakat setempat, baik berupa pembangunan rumah, jalan dan bantuan lainnya. Apalagi bantuan ini tidak pernah mereka duga sebelumnya.[]