HUT AcehEkspres.com ke 3

Dinkes Abdya Rapid Test 10 Buruh Bangunan asal Zona Merah

Dinkes Abdya Rapid Test 10 Buruh Bangunan asal Zona Merah
Dinkes Kabupaten Abdya melakukan Rapid Test Covid-19 10 orang buruh bangunan asal Provinsi Sumut, Sabtu, 18 Juli 2020. [For Acehekspres.com]

BLANGPIDIE, ACEHEKSPRES.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) 10 orang buruh bangunan asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sabtu, 18 Juli 2020.

Kesepuluh buruh bangunan yang didatangkan dari zona merah tersebut merupakan pekerja proyek pembangunan gedung baru Puskesmas Blangpidie, Abdya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Abdya, SafliatiS.ST M.Kes mengatakan, pihaknya melakukan pengujian Rapid Test terhadap buruh bangunan asal Sumut  itu untuk memastikan tidak terpapar Covid-19.

"Benar, kita melakukan pengujian Rapid Test terhadap 10 orang pekerja bangunan untuk memastikan tidak terpapar Covid-19," kata Safliati saat dihubungi ACEHEKSPRES.COM via telepon seluler, Sabtu

Meskipun hasil Rapid Test kesepuluh pekerja tersebut dengn hasil negatif, menurut Safliati buruh bangunan itu tetap harus menjalani isolasi mandiri.

"Hasil Rapid Test kesepuluh pekerja itu hasilnya negatif Covid-19, namun walaupun demikian mereka telah kita haruskan untuk tetap menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan tidak boleh bepergian," ujar Kadinkes Abdya.

Hal tersebut juga disampaikan Kasi Survelens dan Imunisasi Dinkes Abdya, Mansuri mengatakan, sepuluh orang pekerja buruh bangunan tersebut baru saja tiba dari Medan, Sumut pada Sabtu pagi.

"Semuanya sudah menjalani Rapid Test dan hasilnya semua menunjukkan hasil negatif Covid-19," imbuhnya.

Menurut informasi yang diperoleh ACEHEKSPRES.COM, setelah Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah akan ada tambahan pekerja bangunan untuk proyek pembangunan gedung baru Puskesmas Blangpidie sebanyak 15 orang.

Dalam hal itu Dinkes Abdya berkomitmen akan tetap melakukan pengujian Rapid Test kepada pekerja yang akan didatangkan dari zona merah, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten itu.[]