Geger! Satu Pasangan Pengantin Baru di Bireuen Ditemukan Tewas di Kamar Leher Tergorok

Geger! Satu Pasangan Pengantin Baru di Bireuen Ditemukan Tewas di Kamar Leher TergorokRahmat Hidayat/AcehEkspres.com
Kondisi rumah lokasi kejadian ditemukannya suami-istri meninggal dunia di Gampong Cot Jabet, Kecamatan Gandapura, Bireuen, Kamis, 3 Juni 2021.

BIREUEN, AcehEkspres.com - Masyarakat Gampong Cot Jabet, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, digegerkan dengan ditemukan satu pasangan suami istri (Pasutri) pengantin muda meninggal di kamar tidur rumahnya gampong setempat dengan kondisi luka tergorok dileher, Kamis subuh, 3 Juni 2021.

Informasi diperoleh AcehEkspres.com, setelah selesai dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari tim identifikasi Satreskrim Polres Bireuen, kedua jenazah tersebut dievakuasi RSUD dr Fauziah dengan mobil ambulan Puskesmas dan PMI Ranting Gandapura.

Keuchik Cot Jabet Maulidar,30, dilokasi mengatakan, korban pasangan suami istri bernama Kartini,34, dan suaminya Abdul Karim,34, saat menerima informasi kejadian itu langsung melaporkannya ke Polsek Gandapura dan Puskesmas.

Kata Keuchik, Kartini merupakan warga Gampong Cot Jabet, sedangkan suaminya Abdul Karim asal Meuraxa, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Sementara itu, Ayah kandung korban Hasan,65, petani, didampingi warga kepada AcehEkspres.com dilokasi mengatakan, kedua korban adalah anak dan menantu-nya merupakan pengantin baru yang usai pesta perkawinan tanggal 24 Mei 2021 dan sedang merencanakan antar dara baro.

Kata Hasan, saat kejadian korban sedang tidur di kamar depan rumah-nya, tiba-tiba dia mendengar suara jeritan dari anaknya Kartini seperti suara orang sedang mengigau karena bermimpi dan memanggil ayah Hasan.

Dirinya mengira anaknya bermimpi, karena tidak enak perasaannya, kemudian Hasan memastikan dengan mengetuk pintu kamar tetapi tidak dibuka-buka, sehingga dia keluar untuk membuka paksa jendela kamar. 

“Ketika jendela terbuka kondisi dalam kamar gelap dan disenter terlihat darah dibagian leher belakang Abdul Karim, lalu saya langsung melaporkan kejadian itu kepada tetangga dan keuchik,” ungkap ayah korban.

Hasan mengatakan bahwa Kartini anak ke 3 dari tujuh bersaudara buah perkawinan Hasan dengan istrinya Ti Hasanah,60.

“Jenazah Kartini akan dibawa pulang kerumah duka untuk dikebumikan dekat rumahnya,” kata Hasan.

Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani, MKes kepada AcehEkspres.com mengatakan, kedua jenazah korban sudah berada di kamar mayat dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik RSUD dr Fauziah.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Fadila Aditya Pratama SIK mengatakan, polisi sudah turun ke lokasi kejadian satu pasutri meninggal dunia.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi turun langsung bersama Kapolsek Gandapura, Ipda Safrizal Ariga SH dan anggotanya ke lokasi kejadian.

“Kami sedang melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab kejadian itu dan memintai keterangan dari sejumlah saksi," kata kasat.[]

Editor: