HUT AcehEkspres.com ke 3

Gugatan Marzuki Alie dkk ke AHY Ujung-ujungnya Dicabut

Gugatan Marzuki Alie dkk ke AHY Ujung-ujungnya DicabutDetikcom: Mindra Purnomo
Marzuki Alie

JAKARTA - 'Kalah sebelum bertanding', mungkin ungkapan yang tepat disematkan di pundak Marzuki Alie dkk. Pasalnya, baru sidang perdana, Marzuki Alie dkk justru mencabut gugatannya terhadap Ketum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Marzuki Alie dkk menggugat AHY karena tidak terima dipecat sebagai kader PD, yang menurut mereka dilakukan sepihak. Sidang perdana gugatan Marzuki Alie dkk digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) kemarin, Selasa, 23 Maret 2021.

"Pada mandat para ke-6 penggugat, pada hari ini, penggugat mengajukan pencabutan gugatan, Yang Mulia," ujar pengacara Marzuki Alie dkk, Slamet Hassan, dalam sidang.

Apa alasan Marzuki Alie dkk mencabut gugatan? Alasannya diungkapkan setelah persidangan.

"Mungkin beliau (Marzuki Alie dkk) sudah mempertimbangkan dengan matang ya kenapa dicabut, jadi kita hari ini ada dipesanin oleh beliau bahwa mencabut gugatan. (Alasan) salah satunya adalah alasan bahwa mereka akan fokus pada hasil KLB, cuma itu saja, selebihnya beliau tidak memberikan penjelasan lebih lanjut," ungkap Slamet.

Ternyata, para Marzuki Alie dkk sudah lama ingin mencabut gugatannya. Para penggugat dimaksud, yakni Marzuki Alie, Tri Yulianto, Damrizal, Achmad Yahya, Yus Sudarso, dan Syofwatillah Mohzaib.

"Yang menandatangani pencabutan adalah kami sebagai kuasa, tapi mewakili keenam penggugat. Keenam-enamnya semua mencabut, bukan hanya Pak Marzuki aja, mungkin salah satunya dengan mereka sudah fokus di KLB, berarti kan dia berada di Demokrat versi mereka. Jadi demokrat yang versi AHY bisa saja menurut mereka sudah tidak relevan," tutur Slamet.

Namun, karena pihak Marzuki Alie belum bisa menyerahkan surat kuasa asli di persidangan, pembacaan pengesahan pencabutan gugatan ditunda. Pembacaan pengesahan pencabutan gugatan akan dilakukan pada Jumat, 26 Maret 2021.

PD mengawali tanggapan pencabutan gugatan Marzuki Ali dkk dengan sindiran. Mereka memuji sikap Marzuki Alie dkk.

"Baguslah, mereka akhirnya sadar. Mereka mencabut gugatan karena legal standing mereka lemah," kata Kepala Bamkostra PD, Herzaky Mahendra Putra, Selasa, 23 Maret 2021.

Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2011 tentang Partai Politik, perihal perselisihan di internal diselesaikan sesuai aturan yang berlaku di internal partai dimaksud. Itu yang ditekankan PD.

"Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Parpol Pasal 32 sangat jelas kalau perselisihan partai politik diselesaikan oleh internal partai politik sebagaimana diatur di dalam AD dan ART," ucap Herzaky.

"Penyelesaian perselisihan internal partai politik sebagaimana dimaksud dilakukan oleh suatu mahkamah partai politik atau sebutan lain yang dibentuk oleh partai politik. Jadi, bukan mendadak langsung ke pengadilan. Mungkin setelah beneran belajar UU Parpol, mereka akhirnya sadar kalau jalan yang mereka tempuh selama ini salah," lanjutnya.

Ada satu harapan terselip dari kubu AHY. Mereka berharap Marzuki Alie dkk juga sadar gerakan pengambilalihan kepemimpinan (GPK) PD juga merupakan tindakan yang keliru.

"Semoga mereka juga segera menyadari kekeliruan mereka selama ini yang melakukan GPK-PD, bekerja sama dengan oknum kekuasaan dan membuat kegiatan politik yang diklaim sebagai KLB, padahal tidak sah dan abal-abal. Kasihan kalau salah terus, mereka bisa mempermalukan diri mereka sendiri terus," harap Herzaky.[]

Sumber:detikcom