Gugatan Perdata Terhadap PT Beurata Subur Persada Kandas

Gugatan Perdata Terhadap PT Beurata Subur Persada Kandas
Kuasa Hukum PT BSP, Tjang Sun Sin,SH.,MH

MEULABOH, ACEHEKSPRES.COM - Gugatan perdata terhadap PT Beurata Subur Persada  (BSB) yang dilayangkan  Indra Muliadi Cs kandas di Pengadilan Tinggi Banda Aceh.

Hal itu diketahui baru-bari ini, melalui putusan No. 5/PDT/2018 tertanggal 1 Agustus 2018 lalu memutuskan menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya.

Hakim yang memimpin persidangan yang diketuai H Jumali, dengan hakim anggota Suryadi dan Eris Sudjarwanto juga menghukum  Indra Muliadi Cs untuk membayar biaya perkara.

Atas putusan ini,  Indra Muliadi Cs sempat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Namun melalui penetapan Nomor 562 K/Pdt/2019 mengabulkan  pencabutan permohonan kasasi dari Indra Mulyadi Cs.

Penetapan pencabutan ini dikeluarkan memgacu kepada permohonan Indra Mulyadi CS nomor 55/PDT/2018/PT.BNA juncto 18/Pdt.G/2017/PN Mbo tanggal 28 Desember 2018.

Penetapan pencabutan kasasi yang ditandatangani hakim Ketua Dr H Zahrul Rabain, SH,MH tanggal  11 April 2019 itu juga menghukum Indra Mulyadi Cs membayar biaya perkara.

Kuasa Hukum PT BSP, Tjang Sun Sin mengaku puas terhadap putusan Pengadilan Tingg Banda Aceh dan Penetapan MA, dan menerima putusan dengan baik.

“Atas putusan ini, baik Indra Mulyadi Cs dan PT BSP sepakat untuk menjalankannya,” kata Kuasa Hukum PT BSP, Tjang Sun Sin kepada wartawan, Jumat 6 Maret 2020.

Sebelumnya, perkara ini berawal saat Indra Mulyadi, Cut Husein dan T Saefullah secara bersama-sama melayangkan gugatan perdata di PN Meulaboh terhadap PT BSP.

Indra Mulyadi Cs menuding PT BSP telah melakukan wan prestasi yang timbul akibat perjanjian dibawah tangan yang dibuat management pabrik sebelum dijual ke PT BSP.

Tentu saja gugatan ini ditolak mentah-mentah oleh management PT BSP yang baru. Setelah beberapa kali upaya negosiasi gagal, maka Indra Mulyadi Cs melayangkan gugatan perdata di PN Meulaboh.

Namun, hinga berita ini diturunkan belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pihak Indra Mulyadi, nomor telpon yang digunakannya tidak dapat dihubungan. []