HUT AcehEkspres.com ke 3

Jalan 98 Hari Kasus Dugaan Pengeroyokan, Polisi Belum Periksa Bupati Aceh Barat

Jalan 98 Hari Kasus Dugaan Pengeroyokan, Polisi Belum Periksa Bupati Aceh Barat
Juru Bicara Kuasa Hukum Zahidin dari Kantor ARZ dan Rekan, Zulkifli. [Foto Isti]

BANDA ACEH, ACEHEKSPRES.COMKasus penganiayaan dan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS dan kawan-kawan terhadap Zahidin alias Tengku Janggot sudah berjalan 98 hari, namun belum terlihat adanya tanda-tanda proses penyelidikan dan penyidikan terhadap terlapor.

Juru Bicara Kuasa Hukum Zahidin dari Kantor ARZ dan Rekan, Zulkifli mengatakan, secara hukum proses pemeriksaan terhadap terlapor harus segera dilakukan oleh pihak kepolisian demi terwujudnya persamaan hak di depan hukum.

"Merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 73/PUU-IX/2011 tanggal 26 September 2011 yang pada pokoknya menerangkan, terhadap Kepala Daerah yang diduga melakukan Tindak Pidana sepanjang tidak dilanjutkan untuk dilakukan proses Penahanan,

maka proses pemeriksaan ataupun penetapan tersangka yang disertai dengan dua alat bukti yang cukup, sudah terpenuhi unsur bagi polisi untuk segera melakukan pemeriksaan tanpa harus menunggu adanya surat balasan dari Presiden Republik Indonesia," kata Zulkifli, Rabu 10 Juni 2020

Zulkifli menambahkan, untuk menghindari diskriminasi hukum dan terwujudnya persamaan hak serta tegaknya supremasi hukum, pihaknya mendesak pihak Kepolisian untuk segera memeriksa terlapor agar terpenuhi tegaknya keadilan di Provinsi Aceh.

“Kepolisian Polda Aceh juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi dan juga melayangkan surat permintaan dengan surat Nomor: B/446/III/RES.1.24/2020 tertanggal 3 Maret 2020, perihal permohonan izin pemeriksaan Bupati Aceh Barat, Ramli MS,” tutup Zulkifli.[]