HUT AcehEkspres.com ke 3

Jelang Ramadhan, Pemkab Bener Meriah Bahas Pasar Takjil 

Jelang Ramadhan, Pemkab Bener Meriah Bahas Pasar Takjil Foto: Istimewa

REDELONG, AcehEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah membahas pengaturan lalu lintas dan pasar takjil dalam bulan suci Ramadhan tahun 1442 H.

Rapat koordinasi (Rakor) dipimpin Wakil Bupati Bener Meriah Dailami yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan setempat, Rabu, 7 April 202.

Hadir Kepala Dinas Perhubungan Abdul Gani, SP, M.Si Kasatpol-PP Miharbi, Sos, Kasatlantas Iptu Ayub, Kepala Dinas Perdagangan Abdul Kadir, ST, M.Sio, Para Camat, Kapolsek, kabid dan staf di lingkungan Dinas Perhubungan setempat.

Wakil Bupati Dailami menyampaikan, rapat membahas pengaturan lalu lintas dan pasar takjil dalam bulan suci Ramadhan tahun 1442 H, khususnya dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah. 

"Yang penting kita bahas tentang lalu lintas dan pasar takjil. Kita mencari solusi, bagaimana agar lalu lintas terutama pada jam sibuk tidak menimbulkan kemacetan dan para penjual takjil tidak menumpuk di suatu tempat,” kata Dailami

Kata Dailami, untuk Kecamatan Bukit terkhusus di Pasar Simpang Tiga dalam penjualan takkjil untuk di siapkan lahan parkir dan akan dibuat rekayasa lalu lintas, pengalihan arus dan pengaturan jarak antara kios penjual takjil. 

Sementara itu, untuk Kecamatan Bandar yang menjadi permasalahan terbesar yaitu macet di Pasar Inpres, dan dibutuhkan kerjasama antara Satpol PP, Polres, Dishub untuk melakukan penertiban khusus wilayah Kecamatan Bandar.

Kemudian, kata Dailami untuk Kecamatan Wih Pesam terdapat tiga titik keramaian, yaitu Simpang Tritit, Panti Raya dan Simpang Balek.

Kecamatan Timang Gajah yang perlu di antisipasi dikarenakan jalan di Pasar Lampahan dilalui oleh jalan provinsi. Dan untuk Kecamatan lainnya terpantau lebih kondusif untuk tingkat kemacetan.

Selain itu, rakor tersebut juga membahas masalah penanganan sampah dan ini harus lebih difokuskan agar tidak menjadi penumpukan di badan jalan dan di saluran air.

Sekedar Informasi di mana pada tanggal 10 April 2021 yang akan datang para pihak terkait akan turun ke lapangan untuk mengecek langsung lokasi seperti  Satpol PP, Dishub, dan Polres dan pihak terkait lainnya. Khusus untuk penjual Takjil itu baru bisa diperbolehkan berjualan mulai pukul 15.00 WIB.[]