HUT AcehEkspres.com ke 3

Kadin Aceh Tinjau Pabrik Pengolahan Batu Giok di Nagan Raya

Kadin Aceh Tinjau Pabrik Pengolahan Batu Giok di Nagan Raya
Ketua Umum Kadin Aceh, Makmur Budiman memperlihatkan batu giok yang sudah siap diolah, di pabrik pengolahan batu giok kawasan Gampong Blang Baro, Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, Rabu 11 Maret 2020. [ACEHEKSPRES.COM]

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Aceh, H. Makmur Budiman,SE meninjau pabrik pengolahan batu giok di Kabupaten Nagan Raya di kawasan Gampong Blang Baro, Kecamatan Suka Makmue, Rabu 11 Maret 2020.

Dalam Kunjungan tersebut, Makmur Budiman,SE bersama rombongan Kadin Aceh didampingi Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham,SE Kapolres Nagan Raya AKBP Risno,SIK Dandim 0116/Nagan Raya Letkol Inf Guruh Tjahyono,SIP.,MI,Pol dan sejumlah pejabat lainnya.

Di lokasi, rombongan Kadin Aceh melihat langsung proses pengolahan batu giok Nagan Raya dan melihat giok yang sudah siap diolah, termasuk bongkahan giok yang baro diambil dari lokasi.

Ketua Umum Kadin Aceh, Makmur Budiman, menyampaikan terkait berdirinya pabrik pengolahan batu giok di Nagan Raya ini menerutnya sangat bagus dan tidak ada di tempat lain yang mengunakan alat pembelah bagu giok seperti itu.

“(Pabrik ini) luar biasa dan ini bisa mengerakan ekonomi Nagan Raya, kita ketahui Nagan Raya memiliki potensi yang luar biasa tentang sumber daya alam,” kata Ketum Kadin Aceh, Makmur Budiman, Rabu 11 Maret 2020.

Makmur berharap, Nagan Raya juga bisa melahirkan usaha kecil menengah (UKM) yang bisa memproduksi bermacam-macam produksi dari bahan batu giok Nagan Raya.

UKM tersebut nantinya salah satu penggerak ekonomi Nagan Raya adalah unit-unit usaha kelas kecil dan menengah. Meskipun kecil, tetapi kalau jumlahnya banyak unit usaha akan sangat mempengaruhi roda perekonomian di Nagan Raya.

“Harapan kita Nagan Raya menjadi sumber potensi untuk ekspor batu giok yang sudah diolah itu ke luar negeri, seperti Negara China, Eropa dan Negara lainnya,” kata Ketua Umum Kadin Aceh, Makmur Budiman.[]