HUT AcehEkspres.com ke 3

Ketua DPRK Nagan Raya Jenguk Bocah Jantung Bocor

Ketua DPRK Nagan Raya Jenguk Bocah Jantung Bocor
Ketua DPRK Nagan Raya, Jonniadi (Kanan) yang didampingi Direktur RSUD SIM dr. Doni Asrin (Kiri) dan Camat Kuala, Dahlan (Paling Kanan) saat mengunjungi rumah bocah penderita Bocor Jantung, Warisatul Ambiya di Desa Kuta Makmue, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Minggu 10 Oktober 2019. (ACEHEKSPRES.COM)

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya dari fraksi partai Demokrat, Jonniadi menjenguk Warisatul Ambiya bocah berusia 1,6 Tahun yang mengidap penyakit Bocor Jantung di Desa Kuta Makmue, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Minggu 20 Oktober 2019.

Dalam kunjungan itu Jonniadi mengatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah setempat untuk memfasilitasi keluarga bocah tersebut agar segera dibawa ke Jakarta untuk dilakukan operasi jantung.

“Hasil dari garis pembicaraan kita yang alhamdulillah ini berhadir semua, bahwa pihak Dinas (Kesehatan) bisa memfasilitasi sampai ke Jakarta namun, cuma kekurangan pada pendampingan, tapi alhamdulillah pihak PKH siap mendampingi sampai ke Jakarta,”ujarnya saat diwawancarai di rumah bocah tersebut, Minggu.

Namun Jonniadi mengatakan masih memiliki kendala dalam hal pemenuhan biaya operasional keluarga bocah tersebut, namun pihaknya akan terus berupaya untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat  dan mencarikan solusinya.

“Cuma sekarang kita coba cari solusi mengenai biaya operasional keluarga, kita akan coba berkoordinasi kembali bersama, mudah-mudahan semuanya bisa terbantu,”lanjutnya.

Bersamaan dengan hal itu, Ibu Warisatul Ambiya, Nur Iman (39) mengucapkan terimakasihnya kepada ketua DPRK Nagan Raya dan pemerintah setempat yang telah berkunjung dan memberikan solusi untuk keleuarganya itu.

“Alhamdulillah ya kami sangat senang, semoga dengan ini anak ini cepat sembuh,”ujarnya saat diwawancari wartawan di rumahnya, Minggu.

Diketahui menurut pengakuan Ibunya, Warisatul Ambiya anak dari keluarga Bapak Banta Saidi (42) dan Ibu Nur Iman itu tersebut divonis mengidap penyakit jantung bocor saat anaknya itu berusia 4 bulan, sehingga dokter menyarankannya untuk melakukan operasi jantung ke Jakarta kepada bocah tersebut saat dia berumur 1 Tahun.

Namun, saat anaknya berusia 1 tahun, Nur Iman (39) dan suaminya Banta Sidi (42) terpaksa mengurungkan niat untuk membawa anaknya agar dioperasi karena keterbatasan biaya.

Kondisi Warisatul Ambiya pun kini terlihat sangat memprihatinkan wajahnya pucat, tubuhnya kurus dan juga tampak jari-jari tangan dan kakinya membiru.

Dalam kunjungan itu Jonniadi didampingi oleh Korkab SDM PKH, Faturrahman bersama anggotanya, juga turut hadir Direktur RSUD SIM Nagan Raya, Doni Asrin, Camat Kuala, Dahlan, Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Nagan Raya, Dedi Apriadi serta Keuchik dan aparatur Desa.[]