HUT AcehEkspres.com ke 3

Masyarakat Keluhkan Pelayanan, Direktur RSUTP Abdya Angkat Bicara

Masyarakat Keluhkan Pelayanan, Direktur RSUTP Abdya Angkat Bicara
Direktur RSUTP Abdya, Dr. Ismail Muhammad,SpB saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Rabu 24 Juni 2020. [T. Khairul Rahmat Hidayat/Acehekspres.com]

BLANGPIDIE, ACEHEKSPRES.COM - Dalam beberapa pekan terakhir, Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSUTP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) banyak menerima keluhan dari sejumlah pihak terkait pelayanan pendaftaran Poly yang hanya dibatasi hingga jam 10:00 Wib.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUTP Abdya, Dr. Ismail Muhammad,SpB mengatakan, berkurangnya pelayanan waktu pendaftaran tersebut bermula disaat pertama kalinya pandemi, menyahuti himbauan pemerintah untuk menerapkan Sosial Distancing dan mematuhi Protokol Kesehatan terkait Corona Virus Disease (Covid-19).

"Itu dilakukan karena anjuran pemerintah untuk mengantisipasi tertularnya Covid-19, pasien yang sudah mendaftar untuk berobat akan tetap dilayani sampai selesai semua, bahkan sampai sore hari," kata Direktur Ismail Muhammad yang akrab disapa Ismuha saat ditemui wartawan ACEHEKSPRES.COM diruang kerjanya, Rabu 24 Juni 2020.

Akan tetapi, menurut Ismuha seiring waktu berjalan dan penerapan New Normal dengan Protokol Covid-19 yang ketat, aktifitas pelayanan akan segera dievaluasi sehingga pelayanan di RSUTP Abdya bisa kembali normal.

"Aktivitas pelayanan di RSUTP Abdya sudah mendekati normal dan kedepan pembatasan jam pendaftaran akan segera kami evaluasi kembali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berobat," ujarnya.

Ismuha juga menghimbau kepada masyarakat agar mendatangi puskesmas terlebih dahulu untuk mendapatkan pertolongan pertama jika memang penyakitnya tidak terlalu parah.

"Kami menghimbau kepada masyarakat kalau penyakitnya masih bisa ditangani selevel puskesmas, maka sebaiknya cukup datang berobat ke Puskesmas saja, tapi sebaliknya, kalau kasusnya bersifat emergensi maka segera datang ke IGD RSUTP untuk memperoleh penanganan yang cepat," ucapnya.

Selanjutnya Direktur RSUTP juga berharap kepada perawat medis dan seluruh lapisan masyarakat agar dapat bekerjasama untuk membangun dan memajukan Rumah Sakit plat merah itu.

"Kami sangat berharap kepada semua instansi, baik itu dari perawat medis maupun masyarakat agar dapat saling bahu membahu dalam memajukan rumah sakit kita ini, kami sebagai medis akan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat," tutup Ismail Muhammad.[]