Nekat Perjalanan Saat Masa Larangan Mudik Diputar Balik

Nekat Perjalanan Saat Masa Larangan Mudik Diputar BalikDetikcom
Ilustrasi Foto

BREBES - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menegaskan, masyarakat yang melakukan perjalanan saat mulai penyekatan pada 6 Mei nanti harus memiliki kepentingan yang dibolehkan sesuai Surat Edaran (SE) satgas COVID-19.

Sementara bagi pemudik yang tidak memiliki kepentingan tersebut akan diminta melengkapi berkas yang disyaratkan.

"Tanggal 6 Mei mulai mendirikan posko posko chek point. Di situ akan dilakukan penyekatan seperti biasa. Jadi kalau ada masyarakat yang memiliki kepentingan yang tidak sesuai surat edaran melakukan perjalanan,

tapi kalau masyarakat memiliki kepentingan yang dibolehkan surat edaran satgas itu saya kira masih dibolehkan dengan catatan membawa persyaratan yang harus dibawa.

Katakanlah keterangan dari pimpinannya, dari kepala desa dan lain sebagainya," kata Budi Setiyadi kepada wartawan usai rapat koordinasi di Brebes, Jawa Tengah, Sabtu, 1 Mei 2021.

Saat ditanya apabila ada masyarakat yang melakukan perjalanan tapi kepentingannya tidak sesuai SE satgas, Budi Setyadi menjawab, "Itu nanti bukan diputar balik, sementara diminta untuk melengkapi persyaratan," katanya.

Budi menjelaskan syarat perjalanan yang diizinkan salah satunya urusan dinas. Ada beberapa profesi, lanjut Budi Setiyadi yang harus diakomodir untuk melalukan perjalanan dinas.

"Sekarang ini pemerintah tetap melarang mudik, namun ada beberapa profesi yang harus diakomodir untuk melakukan perjalanan (dinas)," tegasnya.

Selain urusan dinas, ada syarat lain melakukan perjalanan, misalnya orang tua sakit atau meninggal, sedang hamil dan akan melahirkan.

"Jadi yang pertama itu tadi karena urusan dinas. Kemudian karena alasan yang dibolehkan sesuai SE seperti orang tua sakit atau meninggal dunia, sedang hamil atau mau melahirkan," bebernya.

Namun jika alasan perjalanan tidak sesuai sesuai dengan SE, maka wajib memenuhi syarat-syarat. Salah satunya surat keterangan sehat Corona. Mereka yang tidak membawa ini akan diperiksa di pos-pos penyekatan.[]

Sumber:detikcom