Partai Golkar Abdya Gelar Musda ke V

Partai Golkar Abdya Gelar Musda ke V
Partai Golkar Abdya menggelar Musda ke V tahun 2020 di Aula Arena Motel Kecamatan Blangpidie, Kabupaten setempat, Selasa, 11 Agustus 2020. [T. Khairul Rahmat Hidayat / ACEHEKSPRES.COM]

BLANGPIDIE, ACEHEKSPRES.COM - Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke V tahun 2020 di Aula Arena Motel Kecamatan Blangpidie, Kabupaten setempat, Selasa, 11 Agustus 2020.

Kegiatan yang bertema 'Kita Satu untuk Kesejahteraan Aceh dan Kemajuan Indonesia' dihadiri oleh sejumlah pengurus Partai Golkar Provinsi Aceh dan pengurus Partai Golkar Abdya.

"Partai Golkar didukung oleh masyarakat, dan kita pasti menang. Karena ini merupakan iklim yang berbeda, jadi jangan sampai kedepan hanya berasumsi 'cet langet' saja,

harapan terbesarnya adalah agar Partai Golkar semakin berjaya dan terus berkembang maju di Abdya," kata mantan Ketua DPD II Partai Golkar Abdya, H. RS. Darmansyah, SE

Pada kesempatan itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, SH menyampaikan, negara Indonesia sudah diatur dengan sistem yang sangat bagus, dan partai politik berperan penting dalam kemajuan negara untuk menciptakan kader-kader pemimpin dimasa depan.

"Jabatan politik adalah jabatan yang berkaitan dengan negara, untuk mencapai kemajuan negara atau suatu daerah," kata Bupati Akmal.

Bahkan Bupati Akmal mengaku dirinya juga bagian dari Partai Golkar, hal itu disampaikan karena banyaknya rekan dan sahabatnya yang bernaung di Partai berlogo 'pohon beringin' itu.

"Partai Golkar sangat eksis dan berkembang. Kalau proses politik berhubungan baik, maka apa yang diinginkan dapat tercapai, sesuai dengan yang disampaikan Akbar Tandjung 'Golkar baru, tetap semangat', saya juga merupakan bagian dari Golkar," imbuh Akmal Ibrahim.

Ketua DPD-1 Partai Golkar Aceh, Drs. H. T. Muhammad Nulif, SE, mengungkapkan, jika ingin membangun daerah khususnya Abdya, maka harus bekerja keras, karena semua daerah juga menginginkan  kemajuan daerah nya masing-masing, dalam hal itu tergantung bagaimana hubungan dengan pusat.

"Maka dari itu kita harus berbuat baik dan terus bekerja keras untuk mencapai itu semua dengan prestasi-prestasi, sehingga dapat bertambahnya potensi daerah," ujar Nulif.

Nulif menambahkan, partai yang berlatar belakang warna kuning tersebut pernah ada yang berniat membubarkan, tetapi gagal. Karena pada konsepnya Partai Golkar konsisten dalam berbangsa dan bernegara.

Ia juga berharap kepada Akmal Ibrahim yang merupakan Bupati kabupaten berjulukan 'Nanggroe Breuh Sigupai', untuk bersedia menjadi dutor atau sebagai pembimbing jika Partai Golkar mengadakan acara ataupun kegiatan lainnya kedepan.

"Nilai yang paling tinggi dalam Musda adalah musyawarah, insyaAllah akan berjalan lancar. Dengan mengucapkan Billahirahmanirrahim, Musda Partai Golkar Abdya dengan ini dibuka," pungkas Nulif yang langsung disambut tepuk tangan peserta Musda ke V Partai Golkar Abdya.[]