HUT AcehEkspres.com ke 3

Perkuat Aturan, Imum Mukim Juli Selatan Serah Buku Adat

Perkuat Aturan, Imum Mukim Juli Selatan Serah Buku Adat
Imum Mukim Juli Selatan Zainuddin serah buku aturan adat tentang perlintasan satwa kepada para keuchik gempong, Jumat malam, 26 Februari 2021. [RAHMAT HIDAYAT/ACEHEKSPRES.COM]

BIREUEN, ACEHEKSPRES.COM - Keuchik gampong dalam Kemukiman Juli Selatan, Kabupaten Bireuen menerima buku aturan adat tentang perlintasan satwa.

Penyerahan buku tersebut dilakukan Imum Mukim Juli Selatan Zainuddin usai penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV Kemukiman Juli Selatan, Kecamatan Juli, Bireuen di Masjid Baitul Huda Kecamatan Juli, Gampong Beunyot, Kecamatan setempat, Jumat malam, 26 Februari 2021.

Imum Mukim Juli Selatan Zainuddin, dikonfirmasi Acehekspres.com menjelaskan, buku berisi aturan adat mukim tentang lintasan satwa, tujuannya untuk memperkuat aturan adat di wilayah Kemukiman Juli Selatan.

"Penerapan aturan adat itu juga disamping dalam lingkungan masyarakat, juga dalam hutan, sebagai upaya untuk dapat menjaga kelestarian lingkungan dan satwa terdapat dikawasan tersebut," kata Zainuddin.

Memetik diantara isi dari buku itu, secara administratif wilayah mukim Juli Selatan terdiri 12 gampong yaitu Paya Cut, Beunyot, Teupin Mane, Seunebok Dalam, Simpang Jaya, Simpang Mulia, Buket Mulia, Alue Rambong, Krueng Simpo, Rantau Panyang, Suka Tani dan Gampong Pante Peusangan.

Dalam pasal 1 disebutkan, kawasan lintasan satwa adalah salah satu kawasan yang telah diidentifikasi dengan cara ilmiah dan partisipatif yang melibatkan pemangku adat yang ada dalam wilayah Mukim Juli Selatan dan ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah meliputi.

“Krueng Geulinggang Gampong Pante Peusangan, Gampong Suka Tani, juga Seuneubok berada di Krueng Simpo, Gampong Alue Rambong, Gampong Simpang Jaya, Gampong Teupin Mane,” kata Zainuddin.[]