HUT AcehEkspres.com ke 3

Perusahaan Lokal Bangun Pabrik Pengolahan Batu Giok di Nagan Raya

Perusahaan Lokal Bangun Pabrik Pengolahan Batu Giok di Nagan Raya
Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham,SE melihat langsung proses pengolahan batu giok kawasan Gampong Blang Sapek, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Kamis 5 Maret 2020.

SUKA MAKMUE, ACEHEKSPRES.COM – Sebuah Perusahaan lokal menunjukan keseriusan berinvestasi di Kabupaten Nagan Raya dengan membangun sebuah pabriak pengolahan batu giok di kawasan Gampong Blang Sapek, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya.

Pabrik tersebut antara lain mengolah batu giok untuk menjadi bahan material lantai, yang mungkin akan digunakan untuk lantai Masjid Agung (Masjid Giok) Nagan Raya di Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Pabrik pengolahan batu giok tersebut di peusijuk (Tepung tawar), Kamis 5 Maret 2020. Ikut disaksikan Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham,SE dan sejumlah Pejabat lainnya di daerah itu.

Kepala Teknik Pabrik Pengolahan Batu Giok, Sumaji mengatakan, saat pengolahan batu giok itu hanya per satu sentimeter dalam sekali jalan untuk dibelah, itu sudah mengunakan alat potong yang terbaik.

Kata Sumaji, dalam satu batu untuk dibelah butuh waktu satu jam 10 menit dengan labar 60 sentimeter x 1,5 meter. Sedangkan untuk polesnya biar berkilat menghabiskan waktu satu jam 30 menit.

Jenis batu yang digunakan batu giok yang dipastikan bahan baku akan cukup untuk dilakukan pengolahan yang akan di produksi di Nagan Raya.

Batu giok tersebut diolah mengunakan mesin block cutter yang didatangkan dari Kabupaten Tulung Agung, Provinsi Jawa Timur.

Jika perusahaan tersebut nanti sebagai pengadaan batu giok untuk lantai Masjid Agung Nagan Raya, Sumaji siap untuk megerjakan sesuai dengan ketentuan.

“Untuk pembangunan Masjid Agung itu menghabiskan giok kisaran 6.000 - 7.000 meter,  5.000 meter untuk interior lantai satu dan dua, termasuk pilar asisoris, dan 2.000 meter untuk exterior khususnya di menara Masjid,” kata Sumaji.[]