Polres Nagan Raya Ungkap Penipuan Minyak Goreng, 3 Pelaku Ditangkap

Polres Nagan Raya Ungkap Penipuan Minyak Goreng, 3 Pelaku DitangkapFoto: Istimewa
Tiga pelaku dugaan penipuan minyak goring ditangkap Sat Reskrim Polres Nagan Raya

SUKA MAKMUE, AcehEkspres.com - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nagan Raya berhasil melaksanakan pengungkapan dugaan penipuan minyak goreng di Gampong Keude Seumot, Kecamatan Beutong, Kabupaten setempat.

Dugaan penipuan minyak goreng diketahui berdasarkan laporan masyarakat setempat, Kamis, 29 April 2021 bahwa di sebuah Kios kelontong di Gampong Keude Seumot, ada penipuan minyak makan dengan cara jirigen di modifikasi.

Mengetahui informasi ini, unit V Opsnal Reskrim di Pimpin Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Machfud,SH.,MM berhasil melaksanakan pengungkapan dan menangkap tiga pelaku dugaan penipuan tersebut.

Ketiga pelaku, masing-masing Ulfan Ali, 28, dan Syukri,41, warga Desa Nagara Aji Baru, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Serta Misdi Irwansyah,22, warga Desa Padang Ratu, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Sekuti Jaya, Provinsi Lampung.

Kapolres Nagan Raya AKBP Risno,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Machfud,SH.,MM mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP. B/ 30 / IV/ Res.1.24./ 2021 / Aceh/ Nagan Raya , tanggal 29 April 2021.

Ketiga tersangka, kata AKP Machfud ditangkap di jalan salah satu perusahaan di Gampong Ujung Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Jumat, 30 April 2021 sekira pukul 03.30 WIB.

Dalam kasus tersebut sebagai korban, Maidi Salman,32, warga Desa Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Kabupaten Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, sebelumnya warga sudah mulai curiga dengan minyak makan yang di belinya, kemudian korban merasa di rugikan sekira satu bulan lalu, dan Kamis, 29 April 2021 sekira pukul 13.00 WIB korban melihat langsung ada beberapa jirigen yang sudah di modifikasi oleh pelaku.

“Jirigen sudah di modifikasi supaya minyak yang di isi bisa berkurang dengan demikian para pelaku bisa meraup keuntungan lebih besar,” kata Kasat AKP Machfud, Sabtu, 1 Mei 2021.

Kemudian saat mengetahui dugaan penipuan tersebut sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku, kemudian korban di teriak maling, sehingga membuat heboh warga sekitar.

Seketika para pelaku kabur dengan mengunakan mobil grand max milik pelaku, mendapati informasi tersebut anggota opsnal Sat Reskrim di pimpin langsung Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Machfud melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur tersebut, tepat nya di di Gampong Ujung Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Pelaku yang mengendarai mobil grand max warna putih itu berhasil di hadang oleh personil gabungan Sat Reskrim dan Polsek Darul Makmur Polres Nagan Raya di Gampong Ujung Lamie.

“Polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka, Syukri, berdasarkan keterangan tersangka pertama, Syukri, bahwa ada dua pelaku lainnya Ulfan Ali dan Misdi Irwansyah,

kemudian polisi berhasil menangkap tersangka yang sudah lari ke perkebunan warga  Gampong Ujung Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya,” kata kasat.

Polisi mengamankan barang bukti berupa, satu Mobil tipe Grand Max warna Putih dengan Nopol BA 8491 FN dan dua Hand Phone.

Polisi sudah melakukan pemeriksaan saksi dalam kasus ini dan korban mengalami kerugian dengan total mencapai Rp 20 juta. Pelaku akan dijerat dengan pasal 378 tentang tindak pidana penipuan.

“Tersangka bersama berang bukti sudah diamankan ke Mapolres Nagan Raya di Suka Makmue guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Machfud.[]