HUT AcehEkspres.com ke 3

Program 'Saweu Ureung Saket' Aceh Jaya Masuk Top 45 KIPP Kemenpan RB

Program 'Saweu Ureung Saket' Aceh Jaya Masuk Top 45 KIPP Kemenpan RB
Kepala Dinas Kesehatan Hj. Ernani Wijaya dan tim sedang melakukan kunjungan ke rumah warga yang sedang sakit

ACEH JAYA, ACEHEKPRES.COM Program Saweu Ureung Saket (SUS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya masuk Top 45 Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Bedasarkan keputusan KemenpanRB nomor 192 tahun 2020, program Saweu Ureng Saket dari Kabupaten Aceh Jaya tersebut berhasil masuk dalam 45 top Inovasi Pelayanan Publik dari 2.250 inovasi yang diajukan oleh 331 instansi pemerintah dari seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah, puji syukur Kabupaten Aceh Jaya mampu lulus top 45 KIPP Tahun 2020 dengan program Inovasi saweu ureung saket yang sangat bermanfaat dalam melayani kesehatan masyarakat yang tidak bisa menjangkau langsung ke Puskesmas ataupun Rumah Sakit,” kata Kepala Bapeda Kabupaten Aceh Jaya, Hendri Kusnadi, Senin 27 Juli 2020.

Hendri Kusnadi mengapresiasikan tim Dinas Kesehatan dan tim Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Aceh Jaya yang telah mempersiapkan bahan dan dokumen pendukung sehingga program Saweu Ureung Saket bisa diakui tingkat nasional.

Sementara itu Kabid Litbang Bappeda Kabupaten Aceh Jaya, Masri Annur Salmi, selaku admin lokal yanlik yang megimput program inovasi Saweu Ureng Saket kedalam sistem pelayanan publik (SINOVIK) KemenpanRB mengatakan perlu perjuangan berat untuk bisa lolos menjadi 45 top KIPP tahun 2020 karena harus bersaing ketat dengan ribuan inovasi dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kita berharap dengan prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk para SKPK di Kabupaten Aceh Jaya agar selalu berpartisipasi dalam setiap ajang tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya, Hj. Ernani Wijaya, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras, kerja ikhlas dan kerjasama yang baik antara pihak Pukesmas, Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.

"Saya sangat senang, bangga dan bahagia atas lulusnya Program Inovasi Saweu Ureung Saket ke top 45 ini,” katanya.

Untuk diketahui, program Saweu Ureung Saket ini merupakan terobosan pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan secara menyeluruh dengan mendatangi langsung ke rumah-rumah orang sakit di Aceh Jaya. Inovasi ini dilakukan karena masih ada masyarakat Aceh Jaya yang jauh dari akses kesehatan. Dengan program ini, petugas kesehatan tidak hanya menunggu di rumah sakit tetapi juga mengunjungi langsung ke rumah-rumah warga.

Untuk menyukseskan program ini, Pemerintah Aceh Jaya menyediakan mobil ambulan bukan hanya untuk mengantar pasien rujukan dari Puskesmas ke rumah sakit, tetapi juga untuk menjemput pasien dari rumah dibawa ke Puskesmas dan RSUD serta kendaraan roda dua yang diberikan ke masing-masing Puskesmas 2 (dua) unit untuk mengunjungi pasien di rumah-rumah.[]