HUT AcehEkspres.com ke 3

Ramadhan Menjadi Berkah Pedagang Musiman

Ramadhan Menjadi Berkah Pedagang Musiman
Seorang pedagang air tebu di Gampong Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), T. Mahiddin sedang menunggu pembali, Selasa 28 April 2020. [T.Khairul Rahmat Hidayat/Acehekspres.com]

BLANGPIDIE, ACEHEKSPRES.COM - Setiap bulan suci Ramadhan datang, banyak pedagang musiman yang menjajakan dagangannya.

Beragam makanan dan minuman pun disediakan mereka, mulai dari air tebu, air kelapa muda, kolak, timun suri, kolang kaling, maupun lainnya yang menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang.

Seorang pedagang air tebu di Gampong Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), T. Mahiddin, mengaku setiap bulan Ramadhan datang, dia selalu berjualan di pinggir jalan tepatnya didepan Mesjid Jamik Asy-Syarief Babahrot.

"Saya jualan air tebu sudah 10 tahun atau sepuluh kali bulan puasa, setiap bulan puasa saya pasti jualan disini," kata Mahiddin di Babahrot, Selasa 28 April 2020.

Mahiddin juga menambahkan, datangnya bulan suci Ramadhan menjadi berkah tersendiri baginya, karena setiap kali menjajakan dagangannya, dia mengaku cukup menghasilkan dari pada berjualan di hari-hari biasa.

"Setiap bulan Ramadhan air tebu seakan menjadi primadona bagi warga, selain praktis harga air tebu juga sangat terjangkau hanya Rp.5000 per bungkus, mudah-mudahan laris manis," ujarnya.

Selain pedagang air tebu, di beberapa tempat pinggir jalan juga banyak yang menjual makanan khas bulan suci Ramadhan, seperti kue, kolak, kolang kaling, takjil, berbagai macam kue dan beberapa ciri khas lainnya.

Sementara itu seorang pembeli, Icut, mengatakan air tebu memang menjadi salah satu menu berbuka favorit pada bulan suci Ramadhan, selain segar air tebu juga bagus untuk kesehatan.

"Ya, selain untuk kesegaran setelah berpuasa seharian, air tebu juga bermanfaat untuk kesehatan kita. Saya saranin bapak beli air tebu juga, buktiin sendiri kesegaran dan khasiatnya, harga juga terjangkau," katanya.

Terpisah, di Krueng Seumayam, Irwan pedagang es kelapa muda mengungkapkan sejak hari pertama puasa, pembeli lumayan banyak walaupun ditengah pandemi Virus Corona.

"Saya kira enggak ada yang mau beli karena sedang libur akibat bencana Covid-19. Meski enggak seramai bulan Ramadhan tahun kemarin, tetapi masih lumayan," tutur Irwan.[]