HUT AcehEkspres.com ke 3

Satreskrim Bekuk Oknum PNS Bakar Kantor Bupati Bireuen

Satreskrim Bekuk Oknum PNS Bakar Kantor Bupati Bireuen
Oknum PNS berinisial Hen diduga pelaku pembakaran kantor Bupati Bireuen, diamankan Satreskrim Polres Bireuen, Senin, 8 Maret 2021. [Foto/Istimewa]

BIREUEN, ACEHEKSPRES.COM - Dalam waktu singkat, tim Satreskrim Polres Bireuen meringkus berinisial Hen,40, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga telah membakar kantor Bupati Biruene, Senin pagi, 8 Maret 2021.

Tersangka berinisial Hen merupakan warga Gampong Krueng Juli Timu, Kecamatan Kuala, Bireuen, diamankan tim Satreskrim, sekitar pukul 09:30 WIB, di Gampong Geudong Alue, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.

"Satu orang tersangka telah kita amankan yang diduga telah melakukan pembakaran kantor bupati tepatnya diruang Bapedda lantai 1 dan 3," kata Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat, SH SIK MSi melalui Kasatreskrim AKP Fadillah Aditya Pratama, SIK kepada Acehekspres.com, Senin

Kasatreskrim menjelaskan, kronologis penangkapan tersebut berdasarkan terjadinya kebakaran di kantor Bupati Bireuen diruang Bapedda lantai 1 dan 3, ditemukan satu botol aqua diduga berisi bahan bakar yang tergeletak diareal tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya tim Satreskrim Polres Bireuen melakukan identifikasi dan penyelidikan dengan melakukan pengecekan CCTV yang terdapat digedung kantor Bupati dan Bapedda tersebut.

"Dari rekaman CCTV terlihat satu orang pria membawa botol diduga bahan bakar (Bensin) dan menyiramkan ketumpukan kertas yang berada dilantai tiga, kemudian dia menyalakan pemantik api untuk membakar tumpukan kertas tersebut.

"Pengamatan CCTV terlihat diidentifikasi bahwa pelaku tersebut berinisial Hen, tersangka seorang PNS dulu pernah Dinas di Bapedda dan saat ini di kantor Camat Jeunieb sebagai Kasi Hartib," kata Kasatreskrim.

“Mengetahui identitas pelaku, anggota Satreskrim Polres Bireuen, melakukan pengejaran dan menangkap pelaku di daerah dekat rumah tersangka di Geudong Alue, selanjutnya diamankan ke Mapolres Bireuen guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Fadillah Aditya Pratama.[]