HUT AcehEkspres.com ke 3

SDN 1 Banda Sakti Sosialisasi Asesmen Nasional ke Guru

SDN 1 Banda Sakti Sosialisasi Asesmen Nasional ke Guru

LHOKSEUMAWE, ACEHEKSPRES.COM – Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Banda Sakti Lhokseumawe melakukan sosialisasi Asesmen Nasional kepada para gurunya di Aula sekolah itu, Selasa, 9 Maret 2021.

Ujian sekolah atau ujian semester kerap dijadikan evaluasi pembelajaran bahkan kelulusan siswa.

Namun, tahun ini sistem ini tidak digunakan lagi. Evaluasi dilakukan memakai Asesmen Nasional (AN) yang berupa potret secara komprehensif untuk melakukan evaluasi diri dan perencanaan perbaikan mutu pendidikan.

Kepala SDN 1 Banda Sakti Lhokseumawe Efendi, S.Pd., M.Pd mengadakan, sosialisasi terkait dengan Asesmen Nasional bagi guru-guru di sekolah itu.

Sosialisasi itu dengan mengundang narasumber Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Fauziah,S.HI., M.Pd.

Efendi menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi Asesmen Nasional ini merupakan salah satu upaya  untuk meningkatkan kualitas Guru di SDN 1 Banda Sakti Lhokseumawe sebagai pelayanan pendidikan.

Menurutnya, program Asesmen Nasional yang menggunakan teknologi digital, harus disikapi oleh semua guru dengan meningkatkan kemampuan  IT tim masing-masing.

"Sehingga dengan penguasaan teknologi tersebut akan mampu mengatasi permasalahan yang mungkin akan muncul," kata Efendi

Ia menjelaskan Sosialisasi ini merupakan upaya Sekolah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Oleh karena itu,  program AKM yang menggunakan teknologi IT,  harus disikapi oleh semua Guru dengan meningkatkan kemampuannya.

Kasi Kurikulum Fauziah, menjelaskan bahwa setiap sekolah harus mempersiapkan sejak awal program Asesmen Nasional.

"Sehingga akan menghasilkan output dan outcome,  yakni siswa lulusan yang dapat dibanggakan," cetusnya

Lebih jauh disampaikannya bahwa, Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengukur kesiapan sekolah-sekolah dalam menghadapi Asesmen Nasional.

Fauziah mengingatkan, Asesmen Nasional merupakan pemetaan mutu pendidikan untuk seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang mulai dari tingkat dasar sampai tingkat menengah.

Menurutnya,  terdapat tiga bagian penting dalam asesmen tersebut, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dirancang untuk mengukur hasil belajar kognitif (literasi dan numerasi) siswa.

"Berikutnya adalah Survei Karakter yang dirancang untuk mengukur capaian belajar siswa dalam bidang sosial emosional berupa pilar karakter dengan tujuan untuk mencetak Profil Pelajar Pancasila," kata Fauziah

Sementara yang terakhir adalah Survei Lingkungan Belajar yang  bertujuan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah.

Fauziah mengatakan, apabila sebelumnya ujian akhir nasional digunakan untuk menguji hasil belajar siswa sebagai syarat kelulusan, maka Asesmen Nasional dapat dikatakan melakukan pengujian secara lebih luas.

Menurutnya. hal ini dilakukan dengan tujuan melakukan pemetaan dasar dari kualitas pendidikan yang nyata ada di lapangan.

“Sebelumnya ujian akhir nasional digunakan sebagai syarat kelulusan, maka Asesmen Nasional lebih luas. Tujuan utamanya adalah untuk pemetaan dasar dari kualitas pendidikan di sekolah," ujar Fauziah.[]