HUT AcehEkspres.com ke 3

Siswa-Siswi SMA di Nagan Raya Wajib Berwudhu ke Sekolah

Siswa-Siswi SMA di Nagan Raya Wajib Berwudhu ke Sekolah

SUKA MAKMUE, ACEHEKPRES.COM – Para Siswa-Siswi Sekolah Menegah Atas (SMA) di Kabupaten Nagan Raya di wajibkan berwudhu dari rumah ketika berangkat ke sekolah dalam masa New Normal Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal itu guna mereka tetap dalam keadaan berwudhu dan bentuk penyampaian pesan moral agar terlatih dalam penerapan berkehidupan Syariat Islam di Nagan Raya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Nagan Raya, Dr Khairan S.Pd.,M.Si mengatakan, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD MPA sudah melakukan kunjungan ke Nagan Raya.

Kunjungan Nagan Raya tersebut berdasarkan perintah Plt Gubernur Aceh dalam rangka monitor evalusi tatap muka di Sekolah wilayah zona hijau yang sudah berlakukan salah satunya Nagan Raya.

Dalam agenda tersebut turut didampingi Tim Ahli Drs Azwar Thaib M.Si, Kabid Pembinaan SMA dan PKLK Zulkifli M.Pd serta Kepala UPTD Tekkomdik Disdik Aceh T Fariyal MM yang berlangsung di Aula SMA 1 Kuala, Nagan Raya, Selasa malam, 14 Juli 2020.

Seperti diketahui 13 Kabupaten yang masuk zona hijau sudah siap dengan protokol pendidikan dan protokol kesehatan termasuk  Nagan Raya.

Khairan mengatakan, Kadis Pendidikan Aceh ke Nagan Raya juga sekalian dengan penerapan SOP kesehatan di lingkungan sekolah.

“Sektor pendidikan sendiri terhadap kepala sekolah harus memacu kepada protokol kesehatan,” kata Khairan, kepada acehekpres.com

Menurutnya, mulai dari cek list izin gugus kabupaten, dari ketika diantar orang tua bahkan dalam mobil tidak boleh lebih dari tiga orang.

Memakai masker, Ceik suhu di pintu pagar, cuci tangan sebelum masuk ruang kelas Dan memastikan di sekolah apa ada atau tidak penyediaan tempat Cuci tangan di luar kelas.

Sarana ruangan belajar juga dibatasi, apabila jika 30 siswa, harus dipisahkan minimal 15 Siswa.

“Setelah pembelajaran season jam istirahat 15 menit di persilahkan makan dan tidak boleh membuka kantin disekolah untuk menghindari berkerumunan, siswa maupun siswi untuk dapat membawa penganan makan sendiri dari rumah,” ujarnya

Kemudian di sekolah juga kita bentuk panitia gugus Covid untuk memantau dan mengawasi agar penerapan new normal ini menjalankan semaksimal mungkin dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi ini.[]