TA Khalid: Petani dan Penyuluh Ujung Tombak Ketahanan Pangan Nasional

TA Khalid: Petani dan Penyuluh Ujung Tombak Ketahanan Pangan NasionalFoto: Istimewa
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Aceh II Ir H TA Khalid MM, menyampaikan arahannya, di aula Hotel Fajar Bireuen, Selasa sore, 27 April 2021.

BIREUEN, AcehEkspres.com - Anggota Komisi IV DPR RI Ir H TA Khalid MM mengatakan, bimtek ini baru pertama kali digelar Kementan RI tahun 2021, setiap anggota mendapatkan porsi 7 kali bimtek untuk petani dan penyuluh.

Dengan harapan koneksitas dan sinergitas antara petani dengan para penyuluh demi tercapainya peningkatan produktivitas pertanian sebagai lumbung pangan nasional.

Hal itu disampaikan TA Khalid pada acara bimbingan teknis (Bimtek) bagi penyuluh dan petani di Kabupaten Bireuen di Aula Hotel Fajar Bireuen, Selasa sore, 27 April 2021.

Bimtek diadakan Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Medan di buka anggota komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra asal Aceh II Ir H TA Khalid MM.

Hadir Direktur Polbangtan Medan diwakili Dr Dwi Febrimeli, SP, M.Sc, Sekdis Pertanian dan Perkebunan Bireuen Syahrul, pemateri dari Litbangtan, penyuluh kepala BPP, mantri tani di 17 Kecamatan dan perwakilan kelompok tani.

"Baik buruknya prestasi suatu kabupaten itu tergantung dari 60 persen dari total jumlah kecamatan prestasinya baik, baiknya prestasi suatu kecamatan itu tergantung dari 60 persen dari jumlah total gampong itu baik,

baiknya prestasi dari suatu Gampong itu tergantung dari 60 persen dari jumlah total rumah tangga baik prestasinya," kata TA Khalid melalui realese diterima AcehEkspres.com, Selasa malam, 27 April 2021.

TA Khalid mengatakan, masyarakat Aceh mayoritas penduduknya petani dan nelayan, kedua profesi ini menunjukkan bagian dari ketahanan pangan.

“Jika sektor pertanian, perikanan, perkebunan kehutanan dan kelautan tidak maksimal, maka akan berdampak pada pangan nasional tidak tercukupi, faktor utama pertahanan sebuah negara adalah pangannya tercukupi.

Penyuluh dan petani adalah ujung tombak ketahanan pangan nasional, untuk itu perlu adanya sinergitas antara keduanya agar produksi pertanian terus meningkat sehingga pangan nasional terpenuhi,” kata TA Khalid yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Aceh.[]

Editor: