Tak Patuhi Protkes COVID-19, Petugas Segel Kafe Ali Kupi Khop Bireuen

Tak Patuhi Protkes COVID-19, Petugas Segel Kafe Ali Kupi Khop BireuenFoto: Istimewa
Kasatpol PP/WH Bireuen, Chairullah Abed, SE bersama anggota dan Satreskrim police kafe Ali Kupi Khop, Minggu siang, 6 Juni 2021.

BIREUEN, AcehEkspres.com - Dampak dari tidak mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dalam menjalankan usahanya, tim Sat Reskrim Polres Bireuen dan Satpol PP/WH menyegel warung kopi/kafe Ali Kupi Khop.

Tempat usaha itu berada dipinggir jalan elak timur Kota Bireuen, di Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen Penyegelan dilakukan dengan pemasangan Police Line (garis polisi-red), Minggu siang, 6 Juni 2021 pukul 15:00 WIB.

Demikian disampaikan Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat, SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Fadillah Aditya Pratama SIK, ditanya wartawan usai kegiatan penindakan tersebut.

"Kegiatan ini untuk memberikan tindakan atau teguran terhadap pelaku usaha warung kopi berada di wilayah hukum Bireuen tidak mematuhi/melaksanakan protokol kesehatan dan imbauan bersama terkait penutupan warung kopi pukul 22.00 WIB," kata Kasatreskrim.

Keterangan diperoleh AcehEkspres.com kegiatan penyegelan warung kopi tersebut turut melibatkan langsung Kasatpol PP/WH Bireuen, Chairullah Abed, SE bersama anggota Satpol PP dan Satreskrim Polres Bireuen.

Kasatpol PP/WH Bireuen, Khairullah Abed, SE ditanyai AcehEkspres.com, mengatakan, penyegelan ini dilakukan karena telah melanggar protokol kesehatan dan hal ini telah diakui oleh pemilik usahanya.

Selanjutnya penyegelan usaha tersebut baru dapat dibuka oleh Satpol PP dan Polres, apabila pemilik telah menyediakan sarana dan prasarana atau fasilitas protokol kesehatan ditempat usahanya, pengunjung wajib masker dan jarak duduknya.

"Kemudian pemilik usaha membuat surat pernyataan bahwa tidak lagi mengulangi kesalahan tidak mematuhi protokol kesehatan itu," kata Kasatpol PP/WH juga mengimbau bagi usaha lainnya tetap mematuhi prokes dan menutup tempat usaha dimalam hari pukul 22:00 WIB.

"Sementara ini dalam keadaan Covid-19 meningkat agar sama-sama kita dapat menjaga dan usaha terus berjalan tetapi protokol kesehatan tetap diterapkan, dan menjaga batas waktu jam operasional telah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Chairullah.[]

Editor: