Terkait Penutupan Jalan Akses Warga, Ini Tanggapan Adapas

Terkait Penutupan Jalan Akses Warga, Ini Tanggapan Adapas

SUKA MAKMUE, AcehEkspres.com – Divisi Adapas perkebunan Pulo Ie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya memberikan penjelasan terkait penutupan jalan di daerah itu.

Asisten Divisi Adapas Jolmahdi mengatakan, penutupan jalan ini dilakukan hanya semata-mata untuk kepentingan keamanan kebun kepala sawit dari maling.

Menurutnya, dengan ditutup jalan tersebut maling kelapa sawit tidak lagi keluar masuk lewat jalan itu, akan tetapi sudah satu pintu di jalan sekitar 400 meter dari jalan yang ditutup tersebut.

“Penutupan ini sebelumnya juga sudah pernah ditutup (untuk tidak bisa masuk mobil), jalan itu sering dilewati maling sehinga harus ditutup demi keamanan kebun kelapa sawit,” kata Jolmahdi melalui telpon seluler, kepada AcehEkspres.com, Senin, 7 Juni 2021.

Jolmahdi mengatakan, sebelum menutup jalan itu, pihaknya sudah melaporkan kepada Kepala Dusun (Kadus) setempat, penutupan itu karena pihaknya menerima laporan maling kelapa sawit sering lawat jalan tersebut.

Selain itu, terkait pekerja Divisi Adapas, kata Jolmahdi untuk pekerja juga ada warga warga Pangung Gampong Pulo Ie, memang akhir-akhir ini ada yang minta kerja, tetapi posisi yang dia minta sudah ada orang atau belum ada lowongan.

Sementara itu, kata Jolmahdi, Divisi Adapas tidak ada karyawan yang diberhentikan, yang ada hanya pekerja kotrak, sudah habis kontrak tidak dilanjutkan lagi.

Pekerja sudah berbulan-bulan tidak masuk kerja karena sakit akibat usia sudah 60 tahun lebih, dia kantrok dan tidak disambung lagi.

“Tidak ada karyawan yang diberhentikan, yang diberhentikan itu pekerja kontak,” kata Jolmahdi.

Jolmahdi menegaskan, kebun Divisi Adapas tidak ada deking dan tidak berbuat semena-mena terhadap warga setempat, penutupan jalan itu hanya semata-mata untuk keamanan.

“Selama ini meski ketahuan ada warga yang maling kelapa sawit, tidak ada kita bawa ke ranah hukum, akan tetapi buleh dikembalikan aja barang yang dicuri itu,” kata Jolmahdi.[]