HUT AcehEkspres.com ke 3

Tiga Jembatan di Simeulue Intai Korban

Tiga Jembatan di Simeulue Intai KorbanFoto: Istimewa

SINABANG, AcehEkspres.com – Sebanyak tiga jembatan penghubung Labuhan Bajau, Kecamatan Teupah Selatan, menuju kota Sinabang, Kabupaten Simeulue mengancam keselatan pengandara dan intai korban.

Ke tiga jembatan berlubang dan bergelombang itu masing-masing di Gampong Kahad, Gampong Busung Indah, Kecamatan Teupah Tengah, Simeulue.

Maidi penguna jalan mengatakan, jembatan yang berlobang terkesan dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya perbaikan sama sekali, ini di khawatirkan bakal mengancam keselamatan pengendara yang melintas.

Kata dia, jembatan tersebut sepertinya memang luput dari perhatian pemerintah dan dinas terkait. Sejak dibangun hingga saat ini belum ada upaya perbaikan sama sekali.

"Sudah berlangsung tiga tahun kondisi jembatan seperti ini. Karena ke tiga jembatan ini sering dilewati mobil pengangkut kelapa, takut mengancam keselamatan mereka sehingga para supir berupaya memperbaiki jembatan dengan secara swadaya," kata Maidi, Selasa, 30 Marat 2021.

Kemudian katanya, Lubang-lubang di badan jembatan tersebut, sering memakan korban, biasanya yang belum mengetahui kondisi seperti ini. Roda kendaraan slip masuk ke lubang dan pengendara terjatuh.

“Kami berharap kepada pemerintah dan dinas terkait, agar segera dapat memperbaiki  ke tiga jembatan tersebut, jangan sampai ada korban lagi kedepannya. Sebagai masyarakat tentu sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah agar jembatan ini bisa mendapat lantai yang permanen,” harapnya

Sementara itu, Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Simeulue, Ibrahim. SP melalui telfon seluler menjelaskan, kalau secara dadakan memperbaiki jembatan itu hal yang tidak mungkin, karena itu harus melalui tahapan Musrembang terlebih dahulu.

"Memang jalur jembatan tersebut melalui APBK, namun karena posisi jembatan di daerah kecamatan, seharusnya pihak kecamatan menyisir dimana kegiatan yang wajib pemeliharaan dan mengajukan ke Musrembang kemudian baru ke Dinas PUPR," jelasnya.

Kemudian katanya, kalau memang nanti sudah ada usulan baik dari perintah gampong maupun kecamatan, ke Dinas PUPR Kabupaten Simeulue, PUPR sudah ada pegangan untuk menelusuri anggarannya.[]