HUT AcehEkspres.com ke 3

Warga Kota Juang "Serbu" Pasar Murah di Bireuen

Warga Kota Juang "Serbu" Pasar Murah di BireuenRahmat Hidayat/AcehEskpres.com
Kasi Pengembangan Perdagangan Dalam Daerah Yus Edarni, SH memberikan keterangan kepada wartawan, di pasar murah, Kamis, 8 April 2021.

BIREUEN, AcehEkspres.com - Masyarakat Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen "serbu" pasar murah, dihalaman barat Pendopo Bupati setempat, Kamis pagi, 8 Maret 2021.

Antusias warga untuk membeli barang kebutuhan dengan harga terjangkau, mereka beramai-ramai datang membeli kebutuhan sehari-hari di menjelang bulan puasa Ramadhan ini.

Seperti diketahui pasar murah menyasar empat kecamatan dan terakhir di Kota Juang, digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Aceh bekerja dengan Perum Bulog serta Disperindagkop dan UKM Bireuen, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Kadisperindagkop dan UKM Bireuen, Ir Alir Basyah MSi dikonfirmasi AcehEkpres.com melalui Kasi Pengembangan Perdagangan Dalam Daerah, Yus Edarni, SH disela-sela melayani masyarakat mengatakan, setiap menjelang hari besar, harga barang yang dijual dipasaran sering melambung tinggi.

Sehingga Disperindag Aceh bekerjasama dengan Bulog Lhokseumawe, dan Disperindagkop dan UKM Bireuen, gelar pasar murah untuk menstabilkan harga dan masyarakat dapat membeli kebutuhan dengan harga terjangkau telah disubsidi pemerintah.

“Ada lima komodoti yang disediakan yaitu beras 10 Kg, minyak goreng kemasan, gula pasir dan tepung terigu serta telur ayam, setiap kecamatan masing-masing beras 2.500 kg, minyak goreng 1.250 kg, gula 2.000 kg, telur 10.000 butir, tepung terigu 500 kg,” rinci Yus Edarni.

Kata Yus Edarni, dari empat kecamatan gelar pasar murah, masyarakat sangat antusias beli kebutuhan pokok karena menjelang bulan suci Ramadhan, ibu-ibu sangat berharap pasar murah ini terus dilanjutkan.

"Perbedaan harga sangat jauh, hari ini telur ayam di pasar Rp 38 ribu, kita Rp33 ribu, Bimoli Special dipasar Rp30 ribu, kita Rp25 ribu, tepung terigu kemasan Rp12 ribu, kita Rp8 ribu, gula pasir Rp13 ribu, kita Rp10 ribu, dan beras dipasar Rp13 ribu/kg, kita Rp8,5 ribu/kg dan beras premium 10 kg," sebut kata Yus Edarni.[]